PENGARUH BERBAGAI VARIABEL EKONOMI TERHADAP KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM

(1) TINGKAT BUNGA

  • vTingkat bunga digunakan dalam perencanaan pengembangan sumberdaya alam untuk membuat penerimaan bersih dimasa dating dapat dibandingkan satu sama lain selama satu interval waktu perencanaan tertentu.

  • vSuatu kenaikan tingkat bunga cenderung mengubah distribusi tingkat penggunaan sumberdaya alam kearah masa sekarang dan ini berate suatu tindakan deplisi.Sebaliknya, suatu penurunan tingkat bunga akan berakibat adanya tindakan konservasi yaitu distribusi penggunaan sumberdaya alam dengan arah kemasa yang akan datang.
(2) MASALAH KETIDAKPASTIAN

Tinggi rendahnya ketidakpastian dipengaruhi oleh ketidakpastian dalam harapan dan preferensi mengenai ketidakpastian itu, pembuat keputusan menerima berbagai macam ketidak pastian dengan macan-macam konsekwensi.
qMenerima ketidakpastian seluruhnya sehingga memperkecil kemungkinan menerima pendapatan bersih serta dalam jumlah yg lebih kecil
qMenerima ketidakpastian dengan melakukan “hedging”, artinya produsen sumberdaya alam menggeser beban ketidakpastian kepada spesialis yaitu spekulan yang sudah professional. Dengan ini ketidakpastian dalam penerimaan dan ketidakpastian dalam biaya diperkecil
qKetidakpastian diterima dengan meningkatkan fleksibilitas dalam perenccanaan.

Dampak dari ketidakpastian terhadap keputusan konservasi bisa terlihat dari peluang ketidakpastian yang dipengaruhi oleh ketidakpastian akan harapan dan preferensi terhadap ketidakpastian itu, yang mana preferensi terhadap ketidakpastian tidak dipengaruhi oleh waktu.

(3) PERPAJAKAN

Pada umumnya pajak yang menyebabkan harga barang sumber daya alam turun akan mendorong timbulnya keputusan untuk konservasi dan sebaliknya bila pajak menyebabkan harga sumberdaya alam naik akan menimbulkan keputusan untuk deplisi.
Oleh karena itupajak tidak langsung” yang memiliki sifat beban pajaknya yang dapat digeserkan sebagian atau seluruhnya kepada pembeli akan dapat meningkatkan harga barang sumberdaya alam dan akan mendorong adanya deplisi, sedangkanpajak langsung” yang mempunyai sifat bebab pajaknya yang tidak dapat digeserkan kepada pembeli akan cenderung menimbulkan keputusan konservasi.

(4)PENGARUH KEBIJAKAN HARGA

Suatu kenaikan harga produk diharapkan akan semakin tinggi dengan berkembangnya waktu, hal ini akan mendorong perencana untuk menggeser penggunaan sumberdaya alam kemasa yang akan datang yang berarti adanya konservasi, sebaliknya bila ada harapan harga barang/produk untuk menurun dengan menggunakan asumsi yang sama akan mengakibatkan adanya deplisi.

(5) BENTUK PASAR

qDalam pasar yang bersifat persaingan sempurna tingkat penggunaan sumberdaya alam untuk masing-masing periode perencanaan yang berbeda tidak mempunyai hubungan dalam penerimaan, sehingga ketergantungan didalam penerimaan dapat diabaikan dalam kaitanya dengan keputusan konservasi.
q
qSedangkan tingkat penggunaan sumberdaya dalam pasar monopoli lebih sedikit daripada dalam pasar persaingan sempurna.. pasar monopoli akan cenderung bersifat konservasi dibanding dengan apabila pasar itu bersifat persaigan sempurna.

(6) KETIDAKSTABILAN EKONOMI

vKetidakstabilan akan meningkatkan peluang ketidakpastian dalam proses produksi sehingga akan mempengaruhi keputusan konservasi.
vAda 4 macam akibat yang ditimbulkan oleh adanya ketidakstabilan ekonomi;
1)Ketidakstabilan perekonomian meningkatkan peluang ketidakpastian untuk sebagian besar data yang dipakai dalam perencanaan produksi.
2)Ketidakstabilan perekonomian akan berakibat mempertinggi suku bunga untuk uang yang dipinjamkan, sehingga hal itu akan mendorong adanya deplisi
3)Penurunan tingkat pendapatan yang terjadi selama masa deplisi dalam suatu gelombang konjungtur cenderung mempertinggi tingkat preferensi waktu para pemakai sumberdaya alam, sehingga mendorong deplisi
4)Deplisi sumberdaya alam dapat terjadi bila suatu depresi perekonomian mengakibatkan berkurangnya suatu produksi.