MASALAH DAN TANTANGAN


PEREKONIMIAN INDONESIA

A. FAKTOR PENENTU PEMBANGUNAN 

1.  Kondisi, meliputi keadaan ekonomi, sosial dan politik, budaya, keamanan, kondisi phisik daerah serta sarana umum
2. Pencanaan Pembangunan, meliputi tujuan, sasaran target pembangunan, strategi dan pelaksanaan.
3.   Sarana Pembangunan, meliputi kelembagaan, dana dan sumber daya yang tersedia.
4.  Pengaruh luar, meliputi pengaruh keadaan sosial politk, ekonomi dan keamanan dunia serta kekuatan yang secara khusus mempengaruhi keadaan nasional dan daerah.  
5.   Pelaksanaan, meliputi pelaksanaan ketentuan-ketentuan serta pengaturan dan pelaksanaan perencanaan pembangunan.
  
  Kelima faktor ini dapat merupakan penghambat dan pendorong dalam mencapai tujuan, sasaran dan target pembangunan. 

Penentuan Strategi Pembangunan
1)      Merupakan bagian yang penting dalam mencapai tujuan, sasaran dan target pembangunan.
2)      Strategi pola tindakan dalam mewujudkan agar kebijakan dapat dilaksanakan dengan baik.
3)      Strategi Pembangunan Daerah adalah kebijakan dalam mengimplimentasikan program program Kepala Daerah dan sebagai payung dalam mewujudkan Visi dan Misi Kepala Negara/Daerah. ( UU No. 25 Tahun 2004)
4)      Strategi dipilh pada umumnya memiliki ciri :
     a. sederhana dan mudah dimengerti.
     b. hasil yang dicapai jelas terukur
     c. dapat dan mudah dilaksanakan erta dapat dipertanggungjawabkan.
     d.  Resiko kegagalan kecil.
     e. Mencapai target yang diinginkan
1)      Strategi yang tepat dapat ditentukan analisa data yang memadai, cukup dan teliti berkemampuan, baik kemampuan potensial maupun kemampuan riel..

B. NASIONAL
1)      Pembangunan nasional dilaksanakan sesuai dengan kondisi, kemampuan negara untuk berkembang dan kemajuan yang ingin dicapai secara nasional.
2)      Pembangunan daerah merupakan proyeksi sentral dari pembangunan nasional. Pembangunan daerah dilaksanakan sesuai dengan kondisi dan kemampuan daerah untuk berkembang serta kemajuan yang ingin dicapai.
3)      Pembangunan daerah dan sektor dilaksanakan sesuai azas  dan tujuan pembangunan nasional.
4)      Setiap keadaan dan kemampuan yang dapat dijadikan modal dasar
5)      Modal dasar tersebut adalah NKRI dan kemerdekaan, kelembagaan penyelenggaraan negara, warga negara (SDM ), SDA, sistem ekonomi negara, IPTEK serta dana cadangan yang dimiliki.

D. TANTANGAN EKONOMI DUNIA 2012
  1. Krisis Hutang Eropa
    Krisis hutang meluas di Eropa. Bukan hanya dirasakan di Yunani dan Spanyol tetapi meliputi hampir semua negara Eropa. Penyeleasaian 2011 belum kelihatan dan 2012 masih akan berlanjut.
2.       Pertumbuhan ekonomi yang melambat
    Sebagai dampak gejala krisis ekonomi di Eropa 2011. Diperkirakan terjadi resesi ekonomi 2012, dimana terjadi penurunan investasi, ekspor dan ratio pengeluaran pemerintah terhadap PDB. Di Asia terjadi kekawatiran perekonoian Cina akan menurun dan mempunyai dampak kepada Ekonomi Indonrsia
3.       Krisis Politik
Sebagai konsekwensi krisi politik di Timur Tengah dan Afrika Utara. Kedua kawasan ini sangat rawan terjadinya benturan kepentingan negara kaya. Kekawatiran terhadap pembangunan instalasi nuklir di Iran menyebabkan di kawasan rawan krisis dan dapat mempengaruhi perkembangan politik ekonomi Indonesia, karena politik ekonomi Indonesia dipenagruhu oleh harga minyak

4.
 Iklim dan Bencana Alam
Perubahan iklim dan bencana alam sangat mempengaruhi ekonomi 2012. Rentetan bencana alam terjadi seperti di Indonesia, Jepang, Philipine, Turki, Selandia serta adanya isu pemanasan global mempengaruhi peningkatan produksi real masyarakat.

5. Harga pangan dan energi
Perubahan iklim global dan tingginya harga energi di pasar dunia menyebabkan gangguan dalam peningkatan peningkatan produksi riel.

E. STRATEGI PEMBANGUNAN NASIONAL

Penetapan strategi pembangunan
1)      Sistem Perekonomian Indonesia
       a. azas kekeluargaan
       b. pemerintah berkewajian melindungi kepentingan ekonomi setiap
           anggota masyarakat
      c. perlindungan terhadap yang lemah
     d. penguasaan keperluan pokok bagi kehidupan rakyat banyak dikuasai
        dan dikendalikan negara.
     e. pemerintah memiliki aparatur pengendalian perekonomian.
     f. pembangunan ekonomi diarahkan kepada growth and equality 
v  Hasil yang diharapkan adalah :
       a. pertumbuhan ekonomi yang merata bagi seluruh rakyat
       b. perekonomian dan aset negara lebih banyak dikuasai UKM dan 
           pemerintah
      c. lapangan pekerjaan cukup dan upah layak
     d. hasil pembangunan dinikmati secara adil
     e. pada masyarakat terdapat kelas-kelas ekonomi secara nyata

F. STRATEGI PEMBANGUNAN DAERAH
Seperti dalam penentuan strategi yang dipilih adalah hal yang
terbaik, maka strategi pembangunan daerah dimaksudkan untuk :
a.  Meningkatkan produktivitas daerah.
b. Mencipytakan lapangan kerja yang layak
c. Mengatasi kekurangan modal dalam meningkatkan ekonomi
d. Memperluas daya serap pasar barang dan jasa
e. Meningkatkan kegiatan ekonomi secara lebih merata
f. Meningkatkan kemampuan berusaha bagi masyarakat secara luas
g.Meningkatkan kesejahteraan dan ktenteraman rakyat melalui
   penyediaan keperluan hidup.
h.Melestarikan dan meningkatkan kualitas lingkungan
I. Menjamin kelangsungan pembangunan yang menyeluruh.

STRATEGI DAERAH PERKOTAAN DAN PEDESAAN
A. Strategi Daerah Pedesaan
     1. Meningkatkan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam, baik 
         melalui intesnsifikasi maupun intensifikasi.
     2. Meningkatkan pertanian pangan dan bahan industri sesuai dengan
         lahan dan keperluan pasar.
     3. Meningkatkan sarana perhubungan
     4. Membantu peningkatan pusat-pusat pertumbuhan.
     5. Lebih mengembagkan UKM
B. Daerah perkotaan.
    1. Meningkatkan sarana umum untuk mendukung perkembangan sektor
        jasa seperti perdagangan.
     2. Meningkatkan sarana hiburan dan rekreasi, antara lain hotel,
         restoran  dan tempat hiburan lannya.
    3. Meningkatkan sektor jasa perbankan dan lembaga keuangan lainnya.  
    4. Meningkatkan sarana kegiatan sosial dan budaya