KEGUNAAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN


BAB 2
KEGUNAAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN
H
ampir semua NSB sekarang ini menggunakan perencanaan sebagai salah satu instrumen penting dalam pembangunan negara mereka.Pentingnya perencanaan pembangunan di NSB terutama adalah karena mekanisme pasar tidak bekerja dengan baik sehingga tidak dapat dipercaya dalam menglokasikan sumber-sumber produksi beserta hasil-hasilnya secara efisien.
Pada kebanyakan NSB harga tenaga kerja pertanian sering melampauiproduktivitas marginalnya karena adanya keluarga besar (the extended family system). Sedangkan dalam sektor industri, Sebaiknya di sektor industri, yang nilai tenaga kerjanya mendekati produktivitas marginalnya justru memperoleh imbalan yang relaif rendah. Perencanaan pembangunan dapat digunakan untukmenghilangkan ketimpangan ini dengan mendorong peningkatan investasi dan upah di sektor industri.
Seperti diketahui bahwa pada umumnya rasio cost-return dalam usaha swasta jauh berbeda dengan cost-return dalam bidang sosial. Seperangkat kebijakan pajak dan subsidi yang tepat dapat digunakan untuk memperbaiki ketimpangan ini, sehingga tidak dibutuhkan lagi perencanaan. Akan tetapi dalam kenyataannya tidak mudah merancang kebijkan fiskal yang tepat seperti itu. Dan juga tidak mudah mempertimbangkan interdependensi dan eksternalitas dalam sistem tersebut. Oleh karena itu perencanaan pembangunan diperlukan.
Setiap masyarakat,harus memecahkan masalah-masalah berikut:
a.         Produk apa yang akan dihasilkan dan berapa jumlahnya.
b.        Bagaimana memproduksinya
c.         Untuk siapa di produksi.
d.        Bagaimana memelihara dan mengembangkan sistem tersebut.
Dalam perekonomian pasar, masalah-masalah tersebut diselesaikan melalui mekanisme pasar. Agar masalah tersebut dapat dipecahkan secara efisien, maka kondisi berikut harus dipenuhi: 
a.         Mendekati persaingan sempurna,
b.        Biaya dan return dalam usaha-usaha individu harus serupa dengan dengan biaya dan return dalam usaha untuk kepentingan umum (sosial).
c.         Penyesuaian-penyesuaian harus berlangsung mulus, terus-menerus dan marginal,misalnya bila perusahaan baru masuk ke suatu industri, maka perusahaan itu langsung memperoleh kedudukan yang mapan dalam industri tersebut.
d.        Konsumen, pemilikkekayaan dan firm harus mempunyai pengetahuan yang cukup dan akurat mengenai biaya dan harga yang berlaku pada saat ini dan pada masa yang akn datang.
Perencanaan diperlukan di NSB, karena di negara-negara ini mekanisme pasar tidak berjalan dengan efisien dan sempurnah, karena barangp-barang dan faktor-faktor produksi sering tidak mencerminkan kelangkaan relatifnya. Oleh karena itu mekanisme harga tidak dapat dipercaya untuk mengalokasikan faktor-faktor produksi diantara berbagai kemungkinannya  secara efisien. Disamping itu rasio cost-return sktor swasta sangat berbeda dengan cost-return sektor publik.
Selanjutnya kelangkaan informasi, kebodohan dan perubahan-perubahan cepat mngarah kepada ketidakpastian yang berlebihan mengenai masa yang akan datang. Berdasarkan konsisi-kondisi ini,maka NSB tidak dapat bersandar kepada mekanisme pasar untukmemaksimumkan pertumbuhan dan pembangunan mereka, tetapi harus menggantikannya dengan yang lain atau sekurang-kurangnya memodifikasi operasi pasar tersebut melalaui perencanaan.
Berikut ini adalah beberapa usaha (intervensi) yang dapat dilakukan oleh pemerintah agar mekanisme pasar bekerja lebih baik dan efisien.
(a)           Memaksakan regulasi untuk mengurangi dan membatasi praktek monopoly dalam perekonomian.
(b)          Menggunakan sarana-sarana stabilisasi seperti kebijakan fiskal dan moneter, untuk menggiring perekonomian kearah full-employement tanpa menimbulkan inflasi yang serius.
(c)           Dalam keadaan tidak ada idle resources, cost and return sosisl dapat berbeda dengan cost and return private. Dalam kasus seperti ini suatu kebijakan pajak dan subsidi yang tepat dapat digunakan untuk mengurangi perbedaan diantara keduanya, misalnya dengan memberikan subsidi dalam bentuk training-training yang biayanya diperoleh dari pemungutan pajak sektor pertanian.
(d)          Melakukan berbagai usaha untuk meningkatkan mobilitas tenaga kerja dan faktor-faktor produksi lainnya diantara berbagai jenis pekerjaan atau daerah.
(e)           Menyediakan informasi diperlukan oleh para pengambil keputusan swasta.
(f)           Mengumpulkan pajak, semakin banyak pajak yang dapat dikumpulkan oleh pemerintah, diharapkan semakin banyak dana yang dapat di transfer dari penggunaan untuk konsumsi kepada penggunaan untuk investasi, sehingga laju pertumbuhan ekonomi dapat dipercepat.
Bila usaha-usaha tersebut dapat dilakukan dengan baik dan berhasil, maka mekanisme pasar akan berjalan dengan semakin baik, sehingga keperluan akan perencanaan semakin berkurang. Akan tetapi usaha-usaha tersebut sama sekali tidak dapat dihilangkan sehingga suatu  perencanaan tetap diperlukan. Sebagai alasan dapat dikemukakan bahwa secara praktis adalah tidak mungkin untuk:
a.              Menghilangkan semua bentuk keputusan monoolistik perekonomian.
b.             Menghilangkan semua idle labor dan resources lainnya dalam perekonomian NSB dalam jangka pendek.
c.              Menghilangka peralatan seperti sistem perpajakan dan subsidi yang rumit yang diperlukan untuk menyeimbangkan cost-return sosial dengan costreturn privat.
d.             Mengenal dan menyesuaikan semua interdependensi yang terdapat dalam suati sistem perekonomian, terutama investasi-investasi yang kurang dirancang secara baik.
e.              Meningkatkan mobilitas dan penyampaian informasi dalam suatu masyarakat tradisional dengan tingkat buta huruf yang masih tinggi.
f.              Sulit di NSB untuk memobilisasi sumberdaya secara penuh untuk memaksimumkan pembangunan negara yang bersangkutan sepanjang waktu.
Suatu rencana pembangunan yang baik diharapkan dapat menanggulangi semua atau sebahagian dari masalah-masalah ini.